Keputusan

Dalam sebuah kehidupan kita, tentu akan ada banyak persoalan yang muncul. Mulai dari masalah yang dianggap mudah untuk dipecahkan. Hingga masalah yang mungkin bagi sebagian orang amat sulit untuk dipecahkan. Tentu…semua permasalahan itu tak lepas dari kuasa-Nya. Bukan untuk mempersulit kita dalam menjalani hidup di dunia. Namun, persoalan yang sebenarnya adalah Sang Pencipta memebierikan masalah tersebut tak lain untuk membentuk ciptaannya menjadi pribadi yang lebih kuat. Kelak saat mereka mampu memecahkan masalah tersebut.

Disetiap permasalahan yang terjadi tentu dituntut adanya penyelesaian akan masalah tersbut. Dari segala proses, tentu saja hal ini merupakan persoalan yang tak mudah untuk dilakukan. Terkadang kita sering ragu atas keputusan apa yang akan kita ambil. Disaat seperti itu maka kita dituntut untuk memilih dengan pemikiran yang jernih. Selain itu, kita juga harus memutuskan dengan waktu yang seminimal mungkin dengan tetap mempertimbangkan aspek-aspek yang lain. Hingga pada saat kita telah memutuskan maka masalah tersebut akan kita selesaikan dengan baik dan tidak ada efek yang merugikan.

Sabar merupakan hal yang dituntut saat kita mendapat masalah dan dalam proses penyelesaiaanya. Berada dalam proses tersebut tentu bukan hal yang mudah, dimana ada banyak tekanan yang setiap saat kita hadapi. Sehingga sabar yang selalu kita dengungkan itu akan sangat diuji dalam prosesnya. Memang sebenarnya tidak ada kata habis dalam kata sabar. Dalam arti sebenarnya bukan lah kesabaran kita yang telah habis, namun daya juang yang kita miliki telah habis. Salah satu diantaranya karena tak ada motivasi untuk memperjuangkan penyelesaian masalah tersebut.

Tak berhenti di titik dimana setelah kita memilih untuk mengambil sebuah keputusan saja. Lebih dari itu masalah yang sebenarnya adalah bagaimana membuat orang lain mengerti akan keputusan yang kita ambil. Karena setiap keputusan yang kita ambil tak selamanya akan diterima oleh semua pihak. Tentu saja karena setiap pihak mempunyai pemikiran masing-masing dari setiap kaca mata mereka. Dan pada dasarnya pihak yang bersangkutanlah yang sejatinya tahu lebih dalam mengenai keputusan yang telah diambil. Karena dalam prosesnya keputusan tersebut diambil atas beberapa aspek dengan pertimbangan tertentu dari sang pelaksananya.

Hingga pada akhirnya tidak semua orang dapat mengerti mengenai alasan mengapa kita memilih keputusan tersebut. Tak usah memaksa mereka untuk mengerti adalah keputusan yang tepat. Biarkanlah mereka berpikir dengan sudut pandang mereka sendiri, tanpa mengetahui kebenaran apa yang sebenarnya terjadi. Hingga pada saat yang tepat mereka akan mengerti mengapa kita melakukan semua itu. Tak lain dan tak bukan karena ada alasan besar untuk kita mempertahankan keputusan tersebut.

 

“Keputusan yang baik untuk kita mungkin tak bisa diterima oleh semua pihak, karena tidak                                        semua alasan dapat dipahami oleh setiap insan. (Dian : 2016)”

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s